(Travel Diaries – 10) Traveling With Love: Paradise in Bali

27-30 Agustus 2012

Bali memang terkenal dengan pantai-pantainya yang indah. Sebut aja Kuta, Dreamland, Tanjung Benoa dan Sanur yang sudah terkenal dan umum dikunjungi banyak orang. Tapi pantai cantik di Bali ngga melulu seperti yang disebutkan tadi. Masih banyak pantai lain yang (bahkan) lebih cantik dan masih terbilang sepi karena namanya (mungkin) belum tenar.

Setelah melaut menggunakan speed boat dari Lombok, sampailah kita di Bali sekitar jam 12. Travel agent kapal kita menurunkan di depan Monumen Bom Bali. Dan destinasi kita selanjutnya adalah mencari penginapan murah meriah di Poppies Lane II. Kita menginap di Suka Beach Inn dengan harga per malamnya 320ribu, sudah include sarapan. Fasilitasnya standar hotel-hotel pada umumnya: double bed, private bathroom (shower+closet duduk+hot water), AC, TV, kulkas, lemari, meja rias, rak handuk plus dapet balkon gede buat duduk-duduk santai. Kamarnya sangat bersih dan luas. Tersedia juga pelayanan untuk yang mau laundry.

Tidak jauh dari penginapan ini ada warung makan favorit gw, namanya Warung Indonesia. Menjual berbagai masakan khas Indonesia dengan harga yang cukup murah. Oh ya, untuk rental motor harga sewa per harinya 50ribu. Menurut gw jalan-jalan di Bali enaknya sih pake motor daripada mobil.

Liburan di Bali kali ini adalah beach hoping. Gw berniat untuk mencoba pantai-pantai di Bali yang belum terlalu terkenal. Mulai dari Canggu Beach, Balangan Beach, Padang-padang Beach dan berakhir di Suluban Beach *eh pantai-pantai yang gw sebutin itu ngga terkenal kan yah?*

Pantai pertama yang dikunjungi adalah Pantai Canggu. Terletak di daerah Kabupaten Badung, kearah Krobokan. Pantai ini bagus untuk yang suka berselancar. Untuk pemula, jangan khawatir, ada instruktur berpengalaman kalo ingin mencoba. Harga per paketnya 300ribu selama 2 jam. Karena ombaknya di pantai ini cukup bagus, jadilah pantai ini sebagai incaran wisatawan mancanegara yang ingin berselancar. Selain berselancar, kita juga bisa menikmati sunset. Disini juga banyak cafe dan tempat jajanan. Jadi ngga perlu khawatir kelaparan. Yang buat gw ngerasa “ngga banget” adalah di pantai ini banyak banget anjing 😦 Baik anjing liar maupun anjing peliharaan. Makan aja ditemeninnya sama anjing, errr…..

Ini adalah pantai favorit gw, Pantai Balangan. Tekstur pasir di Pantai Balangan agak sedikit kasar, bukan tipe pantai yang bertipe pasir halus pada umumnya. Kalo jalan kaki di pasirnya pun “jeblos” gitu (duh jeblos dalam Bahasa Indonesia apa yah?). Masuk kesini ngga dikenakan biaya apapun. Gratis! Bahkan untuk parkir sekalipun. Buat yang pengen menikmati suasana yang sepi, Pantai Balangan sangat pas untuk dikunjungi. Selain pantai dan pemandangannya yang memang indah, suasananya pun nyaman dan tenang. Cocok juga buat yang suka berjemur. Uniknya pantai ini, saat kita menuruni anak tangga, ada kubangan-kubangan berwarna hijau berbagai bentuk yang membuatnya berbeda dengan pantai-pantai lainnya. Untuk yang mau leyeh-leyeh berjemur di pantai, membaca buku atau menikmati es kelapa muda, kita bisa menyewa kursi pantai sebesar 50ribu.

20140226-003115.jpg

Pantai yang selanjutnya gw kunjungi adalah Pantai padang-padang. Masih asing denger nama itu? Lokasinya berdekatan dengan Pantai Dreamland. Untuk menuju kesana searah dengan GWK atau Uluwatu. Pintu masuknya melewati Pecatu Indah Resort, dari situ lurus aja terus, ada penandanya menuju Pantai padang-padang. Biaya masuknya hanya membayar parkir 2ribu untuk kendaraan bermotor, dan 5ribu untuk mobil. Pantai Padang-padang tidak seluas Pantai Dreamland, tapi menurut gw pantainya lebih cantik. Karena saat gw kesana lagi peak season jadi rame banget. Mayoritas wisatawan mancanegara, turis lokal bisa dihitung dengan jari. Ombak di pantai ini juga relatif tenang, jadi agak kurang oke untuk aktifitas surfing. Disini orang lebih banyak orang berjemur, berenang dan menikmati sunset.

20140226-003340.jpg

Dan terakhir adalah pantai favorit gw juga. Namanya Pantai Suluban. Letaknya tidak jauh dari Padang-Padang. Sama dengan Pantai Padang-padang, biaya masuknya hanya membayar sewa parkir. Untuk menuju Pantai Suluban, dari parkiran kita harus menuruni beberapa anak tangga yang sedikit agak sempit. Jadi setiap orang harus bergantian jalannya. Disini banyak cafe-cafe yang viewnya langsung ke laut. FYI kamar mandi umum disini bersih, tapi biayanya agak sedikit mahal. Buang air kecil 5ribu, mandi 10ribu. Kalo buang sial berapa yah?*aiiiih*

Pantai Suluban itu agak sempit, karena ada beberapa batu besar di pinggir pantai, juga banyak karangnya. Ombak disini cukup besar, cocok untuk yang menyukai surfing. Tapi sayang banget kita kesini menjelang sore, jadi air lautnya sedang pasang, ngga bisa lama-lama deh berenangnya *padahal pake baju renang doang ngga bisa berenang* Pemandangan disini indah banget, apalagi sunsetnya lebih bagus ketimbang di Canggu Beach (menurut gw). Di pantai ini kebanyakan pengunjungnya orang lokal daripada turis mancanegara. Mungkin karena pasirnya basah, jadi turis kurang suka berjemur disini.

20140226-003507.jpg

Segitu dulu informasinya tentang Bali, mungkin bisa jadi alternatif liburan kalian.

Happy traveling!

2 thoughts on “(Travel Diaries – 10) Traveling With Love: Paradise in Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s