(Travel Diaries – 12) Pulau Pelangi, Wisata Bahari di Kepulauan Seribu

Membahas pantai-pantai di Indonesia memang tak pernah ada habisnya. Berada di wilayah yang 2/3 nya adalah perairan menjadikan Indonesia memiliki banyak wisata pantai pilihan yang bisa dikunjungi. Salah satu yang gw sambangi kali ini adalah Pulau Pelangi.

Ada yang belum tau dimana itu Pulau Pelangi? Pulau Pelangi adalah salah satu gugusan Kepulauan Seribu, cukup dekat dengan Jakarta. Pulau ini bisa menjadi alternatif berlibur bagi kalian yang menyukai pantai. Pulaunya tidak terlalu besar, luasnya hanya 11,82 HA. Dengan berjalan kaki selama 15-20 menit kita sudah bisa mengelilingi pulau tersebut. Kenapa disebut Pulau Pelangi? Gw juga kurang tau kenapa, karena selama disana ngga melihat pelangi sama sekali :))

Pulau Pelangi atau yang bisa juga disebut Pulau Petondan Besar bisa dilalui dengan naik speed boat dari Pantai Mutiara dengan jarak tempuh 90 menit. Waktu keberangkatan dari Pantai Mutiara pukul 08.00 WIB dan waktu kembali dari Pulau Pelangi pukul 14.00 WIB. Biasanya untuk menuju Pulau Seribu, keberangkatan dari Muara Angke atau Marina Ancol. Tapi khusus ke Pulau Pelangi saja keberangkatan dari Pantai Mutiara. Untuk yang masih bingung bagaimana menuju ke Pantai Mutiara, bisa menggunakan transportasi KRL menuju Stasiun Muara Angke, kemudian dilanjutkan dengan naik bajaj menuju Pantai Mutiara seharga Rp. 15.000. Atau alternatif lain bisa menggunakan taksi.

Liburan gw kali ini menggunakan Mitra Jasa Utama tours & travel (081298050713). Ukuran liburan dengan jarak yang relatif dekat dengan Jakarta, paket 2 hari 1 malam dengan biaya Rp 1.420.000 terbilang cukup mahal. Maklum gw kesana bertepatan dengan liburan akhir tahun. Untuk harga normal kurang lebih biayanya Rp. 1.200.000 *tetep mahal*

Paket yang didapat dengan harga tersebut adalah:

– 1 kamar tipe Tulip (basic twin share), AC, kamar mandi di dalam. (Menurut gw kamarnya agak kurang nyaman dan kurang bersih juga)

– Transportasi speed boat PP

– Welcome drink (Dikasih sirup jeruk)

– 4x makan prasmanan (1x sarapan pagi, 2x makan siang, 1x makan malam).

Keindahan alam bawah laut disini bagus banget. Airnya biru kehijauan, ekosistem lautnya banyak. Bagi yang sudah pernah ke Karimun Jawa, alam bawah laut Pulau Pelangi tidak kalah cantiknya. Tapi harap hati-hati disini banyak sekali ubur-ubur dan bulu babi. Bagi kalian yang menyukai snorkeling dan diving, Pulau Pelangi sangat cocok untuk olahraga air ini. Kalian juga bisa sekedar bermain air di sepanjang pantai atau mencoba banana boat. Untuk penyewaan alat-alat snorkeling sebesar Rp. 20.000/item. Menyewa speed boat Rp. 500.000/jam, sedangkan untuk perahu motor Rp. 300.000/3jam. Kenapa speed boat lebih mahal? karena selain lebih cepat, bahan bakar yang digunakan adalah bensin. Sedangkan perahu motor hanya menggunakan solar, jadi harganya jauh lebih murah.

Yang sangat disayangkan dari Pulau Pelangi ini adalah penginapannya yang kurang bagus, kebersihan penginapan dan lingkungannya juga kurang diperhatikan. Menelusur ke sekeliling pulau, banyak bekas penginapan yang tidak terurus dan hampir ambruk dibiarkan begitu saja. Banyak tanaman dan rumput-rumput liar yang tidak ditebang sehingga banyak nyamuk di area tersebut. Pohon-pohon tumbang dan sampah-sampah berserakan berkumpul di satu tempat akibat sisa air pantai yang pasang. Sepertinya pulau ini kurang terurus. Padahal kalau dirapihkan, Pulau Pelangi ini bagus loh tempatnya.

Dibandingkan pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu, Pulau Pelangi termasuk salah satu kategori pulau yang mahal. Sama halnya dengan Pulau Kotok atau Pulau Macan. Karena penginapan disini bukan di rumah-rumah penduduk seperti Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Harapan atau Pulau Pari. Sedangkan di Pulau Pelangi penginapannya adalah wisma.

Pulau Pelangi sangat cocok buat kalian yang memiliki waktu libur sedikit dan ingin merasakan ketenangan. Suasananya yang jauh dari kebisingan membuat kita nyaman untuk berlama-lama berada disini. Silakan mampir ke pulau ini di akhir pekan kalian. Kalau bukan kita siapa lagi yang memajukan pariwisata Indonesia jadi lebih baik. Jangan buang sampah sembarangan dan tetap menjaga kelestarian alam sekitar ya 🙂

20140226-000331.jpg

Happy traveling!

Waktu

Aku ingin memelukmu dua kali lebih lama
Agar aku bisa mengingat ngingat rasanya sewaktu kita kembali berjauhan
Tak pernah paham dengan waktu yang tidak pernah berkompromi untuk berhenti berjalan
Seakan terlalu cepat bagi kami yang haus kebersamaan
Terlalu lama bagi kami sang penanti pertemuan
Aku hanya ingin menjadi orang pertama yang mengawali dan mengakhiri waktumu dengan jejak yang disebut rindu.

* Come home soon, my dear Adi