Sembuh Kembali

Aku sudah lupa rasanya mencinta

Setelah kau giring hatiku pada luka

Kini detak-detak waktu melaju terasa lama

Mengakrabkanku pada hening suara

Mengibaskan kenangan tentang aku dan kamu tentu saja

Tak terhitung bilangan aku kecewa

Jatuh bangun berulang kali pada sakit yang sama

Mungkin waktu akan menyembuhkan kembali, nanti pada saatnya..

Review Sekolah PG di Bogor

Ngga berasa umur Nabil udah mau 2tahun aja. Gw mulai ancer2 cari playgrup yang cocok buat Nabil dari sekarang. Jadi kali ini gw mau sharing tentang survey playgroup buat Nabil. Gw baru datengin 3 tempat yang terdekat dengan rumah. Yang pertama Matahariku Montessori, yang kedua namanya Baby President yang ketiga Causa Prima. Gw ceritain yang pertama dulu ya..

Matahariku lokasinya di Jl. Wijaya Kusuma 2 No. 5, Taman Yasmin Bogor Sektor 1. Bu Yus (owner sekaligus pengajar) adalah seorang lulusan pendidikan montessori US. Kurikulum yang diajarkannya menggunakan metode pembelajaran montessori, jadi metode montessori ini lebih memperkenalkan dengan yang namanya konsep melalui penggunaan peralatan. Setiap anak memiliki kebebasan untuk memilih aktifitasnya *bisa googling untuk lebih jelasnya apa itu metode montessori*. Terus mainan disana juga banyaaaaaaakk banget, dari yang mengasah motorik halus sampai motorik kasar. Ada yang indoor sampai outdoor. Halamannya sangat luas, anak-anak bisa main sepeda, main sepak bola juga berinteraksi dengan hewan yang ada disana. Selain itu ada sesi belajar mengaji untuk anak-anak yang muslim. Bu Yus juga mengajak anak-anak untuk gemar membaca, dengan memperbolehkan meminjam buku berapa pun untuk dibawa pulang ke rumah asal dikembalikan lagi.

Jam belajarnya mulai dari jam8-11, Hari Senin dan Kamis. Maksimal bisa menampung anak 20 orang.

Bahasa pengantarnya Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tergantung masing-masing anak mau menggunakan yang mana.

Iurannya cukup mahal sih ya, tapi sebanding lah dengan pengajaran yang diterapkan.

Uang pendaftaran: 300rb.

Uang pangkal/tahun: 5juta.

Uang bulanan: 450ribu.

Nah sekarang cerita minusnya ya,
– Tempatnya buat gw agak kurang enak diliat, kamar mandinya juga kurang bersih. Karena bangunan lama.

– Peralatannya juga ngga baru.

– Rumput halamannya panjang-panjang, ngga rapih.

– Ada plafon yang keliatannya bocor

Tapi sejauh ini gw sih suka dengan sekolah ini, selain karena masih kejangkau dari rumah, Bu Yus tuh informatif banget orangnya, penjelasannya tentang montessori sangat detail. Kayanya gw pun merasa cocok menempatkan Nabil disini, karna gw merasa beda dengan sekolah2 lain yang gw tau kurikulumnya.

Kalau Baby President lokasinya di Taman Yasmin sektor 3, ngga terlalu jauh dari Giant Yasmin. Tempatnya bagus, bersih banget, harum dan ada ruang kelas yang ada ACnya. Metode pembelajarannya standar banget menurut gw, cuma baca doa, makan bersama, nyanyi-nyanyi, main, belajar kosakata, gitu-gitu doanglah. Hal yang bisa kita lakukan di rumah sebenernya. Mainannya sedikit banget. Anak jadi ngga bisa banyak explore. Tapi terlihat baru dan bersih. Mainan outdoornya ngga ada.

Jam belajarnya cuma 1 jam ada sesi pagi dan siang. Jam10-11 dan jam11-12. Ngga efektif menurut gw dengan waktu segitu sempitnya. Pertemuannya 3 kali dalam seminggu, senin-rabu-kamis. Bahasa pengantarnya Indonesia. English day hanya untuk Hari Rabu.

Tiap 5-6 anak didampingi oleh 1 guru. Mulai dari usia 6 bulan anak sudah bisa masuk. Dibagi menjadi 3 gerbong istilah disana.

Usia 6-12 bulan (Gym Baby)

Usia 1,5-2,5 tahun (Gerbong Kecil)

Usia 2,5-4 tahun (Gerbong Besar)

Rincian uang masuknya sebagai berikut:

Pendaftaran: 100ribu

Uang pangkal: 3,5juta

Iuran bulanan: 500rb

Gw ngga berminat sama sekali disini, pengajarnya pun minim ngasih info ini itu.

Yang ketiga Causa Prima, lokasinya di Jl. Bambu Raya No. 38, Taman Yasmin sektor 7. Tlp 0251-8401612. PG ini baru buka Februari 2016. Sampai saat ini yang mendaftar sudah ada 19 orang. Maksimal bisa menampung 30 orang dengan pembagian 15 anak kelas pagi (08.00-10.00), 15 anak kelas siang (10.30-12.30).  Tempatnya bersih banget dan bagus. Tersedia permainan indoor (cukup banyak) dan outdoor (yang ini sedikit), area untuk makan bersama+wastafel, gazebo untuk story telling, lab komputer, juga televisi, tersedia juga cctv untuk memantau aktivitas anak.

Untuk uang masuknya rinciannya sebagai berikut:

– Registration: 200.000

– Enrollment fee: 3.500.000

– Academic year fee: 1.700.000

– Monthly fee: 400.000

– Uniform: 300.000

Bahasa pengantarnya menggunakan 2 bahasa: Inggris dan Indonesia. Pertemuannya Senin-Jumat selama 2 jam. Kelas dimulai bulan Juli.

Minusnya kalo menurut gw:

– Masuknya tiap hari takutnya anak jadi cepet bosen

– Permainan untuk mengasah motorik kasarnya minim banget. Gw sih pengennya Nabil banyak belajar di luar ketimbang di dalam kelas. Gw agak kurang suka dengan pengkotak-kotakan.

– Karena sekolahnya baru banget buka, jadi belum punya alumni. Masih belum tau kualitas anak2nya seperti apa.

Semoga bermanfaat ya infonya buat para orangtua yang sedang mencari sekolah PG untuk anaknya. Nanti diupdate lagi kalo survey sekolah lain.

Lebih Dekat dengan Alam di Kuntum Farm Field

Ada banyak cara untuk mendekatkan anak dengan alam, salah satunya adalah dengan mengajak berwisata ke Kuntum Farm Field. Letaknya tidak jauh dari keluar tol Ciawi, Bogor. Ini kali pertama ngajak Nabil main di Kuntum, padahal letaknya dari rumah tinggal ngesot doang. Ada beragam kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan disini, anak-anak bisa memberi makan sapi, kambing, kelinci dan marmut. Kita bisa membeli 1 bakul makanan isi rumput dan sayuran juga susu dalam botol dot masing-masing seharga Rp. 5.000. Nabil seneng banget bisa terlibat langsung ngasih makan di kandang kelinci. Lari sana lari sini. Paaas banget tempat ini buat Nabil yang energinya berlebih. Selain itu ada juga kegiatan memancing atau menangkap langsung ikan di kolamnya, hasilnya pun bisa kita bawa pulang. Ada juga kolam bebek, berbagai jenis ayam dalam kandang, serta burung. Tidak hanya pengenalan tentang hewan, disini anak-anak juga bisa mengenal berbagai jenis tanaman. Ada tanaman hias, tanaman buah, juga tanaman obat. Menarik ya? Biaya masuknya Rp. 30.000/orang, untuk usia dibawah 2th free.                     

 Beruntungnya tinggal di Bogor masih ada lahan hijau untuk tempat berwisata seperti di Kuntum ini. Pulangnya anak-anak dapet pengalaman yang seru. Mama papanya bisa belanja tanaman ataupun hasil perkebunan yang ada disana. Asyik kan? 

Panggil aja, Akang!

Sewaktu gw masih hamil dan udah tau jenis kelaminnya apa, gw sempet kepikiran panggilan apa ya yang oke buat anak gw nanti. Sebagai orang yang sama-sama lahir dari suku sunda, mayoritas keluarga gw dan suami memanggil anak laki-lakinya dengan sebutan “aa”. Duh “aa”? Pasaran amat kayanya. Ntar kalo dipanggil satu, nengok semua dong? Kalo “mas”? Gw sama suami ngga ada darah jawanya sama sekali, rancu ngga sih jadinya? *oke coreeet dari list* Gimana kalo “abang”? Mmhh okesih tapi…anak gw piyik, kayanya kurang pas aja dipanggil abang. Gambaran gw tentang “abang” itu badannya besar! *yaelaaah cetek*. Nah kalo manggil “kakak” aja gimana? Panggilan “kakak” mengingatkan gw pada mba-mba ITC yang menjajakan dagangannya. “Cari apa kakaaak.. Diliat-liat dulu aja kakaaak…” *ah, jadi pesimis*

Setelah dipikir-pikir, akhirnya gw menjatuhkan pilihan pada panggilan “akang”. Terdengar lebih manis, ngga pasaran dan Sunda banget yeaaah *padahal mah banyak juga sih yang dipanggil akang, auk ah :p*

Okelah nanti kalo Nabil udah punya adik panggil aja, Akang! :*

Serunya Bermain Finger Painting

Aktifitas kali ini yang mau gw perkenalkan ke Nabil adalah melukis. Yeay! Kebetulan akhir-akhir ini dia lagi suka corat coret di buku gambar pake pensil warna, gw jadi kepikiran buat Nabil nyoba bereksplorasi dengan cat. Untuk amannya, finger painting lebih baik kita buat sendiri di rumah.Bahan-bahan yang diperlukan sangat sederhana:

– 1/2 cup tepung maizena

– 2 sdm gula pasir

-1/2 sdt garam

– Pewarna makanan

– 2 cup air

– Buku gambar/karton tebal 

 Nabil cukup anteng main ini *mama elus dada, akhirnyaaaaaa ya* tapi………. (ada tapinya) dia mau ngelukisnya pake sponge. Sponge painting dong Bil namanya?😐 walaupun berakhir dengan celup-celup sponge ke air, dan ciprat sana ciprat sini lumayanlah main kali ini bisa bikin Nabil duduk manis beberapa menit.

  

 
Kotor?udah pasti. Jangan takut, kita bisa mensiasatinya dengan bermain di luar ruangan atau dialasi tikar biar gampang bersihinnya. Secara pake bahan gula, alhasil semut-semut lucu berdatangan deh liat Nabil main. Kaya gw kali ini, mainan di teras sementara eyangnya Nabil lagi boci. Kalo sampe dia liat beginian, darah tingginya pasti kumat deh :p

Yang dipelajari dari bermain finger painting:

– melatih motorik halus

– melatih konsentrasi

– stimulasi panca indera

– meningkatkan kreativitas dan imajinasi

– mengenal warna, tekstur dan bentuk 

 
Cobain deh, pasti seru!