(Travel Diaries – 1) Perdana ke Semarang

7-8 Mei 2011

Bosen dengan rungsingnya Jakarta, gw berniat menjajal Kota Semarang untuk destinasi liburan. Hey ini traveling perdana gw, sama si temen yang sama-sama buta arah dan ngga pernah ke mana-mana: EIDET CHRISENTYA. Kita berdua sama-sama antusias banget, maklum belum pernah melakukan traveling selama ini.

Kita berdua berangkat dari Stasiun Senen, naik kereta bisnis FAJAR UTAMA jam 07.30 WIB dengan harga tiket Rp. 135.000,00 dan pulang lewat Jogja naik pesawat Air Asia, Rp. 175.000,00, tiket promo tentunya.

Beruntungnya kita pergi di bulan Mei, walaupun kereta bisnis tapi sama sekali ngga penuh (sambil kayang atau sikap lilin di kereta juga bisa!bisa banget!) jadi nyaman banget. Perjalanan kali ini cuacanya juga lagi mendukung, adem.

Jakarta-Semarang menghabiskan waktu kurang lebih sekitar 7 jam. Sampai Semarang hal yang pertama dilakukan adalah langsung mencari hotel, karena belum sempet booking. Akhirnya terdamparlah di Wisma Wilis.
Kita memilih yang standard room, per malemnya Rp. 175.000,00 sudah termasuk breakfast untuk 2 orang.
Fasilitasnya: double bed, ac, tv, private bathroom, meja rias, lemari.

Pilihan sarapannya ada 2:
1. Nasi goreng telor ceplok + teh manis
2. Roti Selai + teh manis
Kamar di sini cukup besaaaar, besar banget malah. Bersih dan cukup nyaman. Karena dapet kamar di pojok bawah, susah banget dapet sinyal telepon, mesti naek ke atas dulu, agak rempong.

Jalan-jalan kita di Semarang dimulai dari: 1. Gereja Blenduk, gereja ini merupakan gereja kristen tertua di Jawa Tengah. Dibangun sekitar tahun 70an oleh masyarakat Belanda, dengan ciri dua menara dan atap kubah.

Lalu kita lanjut ke daerah 2. Simpang Lima, sebuah lapangan yang berada di pusat Kota Semarang dan merupakan pusat keramaian warga Semarang. Tempat kongkow-kongkow gitu deh (katanya). Setelah puter-puter di Simpang Lima, akhirnya kita ke 3. Taman KB, di sini kita makan seafood (yaoloooh jauh-jauh ke Semarang malah makan seafood??!! ya terserah gw aja sih). Tapi soal rasa sih makanan di daerah Taman KB hampir kebanyakan standar, cuma banyak pilihannya. Setelah makan malem di Taman KB kita menyambangi 4. Tugu Muda, bentuknya seperti lilin, di dindingnya ada relief cerita perjuangan pertempuran 5 hari di Semarang. Tugu ini merupakan simbol Kota Semarang. Ya namanya landmark suatu kota, jadi buat orang macem gw yang bukan orang Semarang penting banget buat berfoto di tempat ini. Rasanya belum sah kalo belum foto.

Dari Tugu Muda jalan-jalan kita dilanjutkan dengan beli es cinglok. Es cinglok ada berbagai rasa, harganya Rp.10.000,00/mangkuk. Gw pilih rasa leci waktu itu. Menurut gw rasanya sih kurang memuaskan.

Hari keduanya kita mengunjungi 5. Mesjid Agung Jawa Tengah. Bentuk penampilan mesjid ini menonjolkan kubah utama dilengkapi dengan tiang-tiang runcing menjulang di keempat sisinya.

Dari Mesjid Agung kita menuju ke 6. Klenteng (lupa namanya klenteng apaan) *haha ngga informatif banget gw*

Objek wisata lain yang wajib dikunjungi di Semarang adalah 7. Lawang Sewu (masuknya Rp. 10.000,00 plus bayar guide Rp. 10.000,00), kenapa dinamakan Lawang Sewu karena bangunan ini terdiri dari banyak pintu. Awalnya bangunan ini diperuntukkan untuk perusahaan kereta api pertama di Jawa.


Puas jalan-jalan, kita mencoba makan siang di Restoran Pesta Kebun daerah Veteran. Hasil rekomendasi seorang teman. Resto ini bergaya Jawa dengan pemilihan furniture yang unik-unik. Dari pertama masuk kita disambut dengan aroma jamu, pokoknya khas Jawa banget. Tapi yang mau makan di sini harap hati-hati, karena daftar menunya ngga mencamtumkan harga loh.

Di resto ini gw mencoba nasi uduk lengkap plus es teh manis. Dari sekian nasduk yang pernah gw cobain, nasduk di sini emang juara rasanya. Recommended! Untuk ukuran nasduk, harga Rp. 23.000,00 memang cukup mahal sih buat gw si mahasiswa, es teh manisnya Rp. 5.500. Tapi soal rasa jempol banget, jadi ngga nyesel banget deh gw ke sini karena harga dan rasanya sesuai.

Untuk wisata kuliner memang Semarang salah satu kota yang harus dikunjungi. Berbagai makanan khas dengan harga terjangkau seperti: lumpia, tahu pong, tahu gimbal, wingko babat dan bandeng banyak tersedia di kota ini. Dan kayanya ngga afdol kalo ke Semarang tapi kita ngga nyobain bandengnya. Di jalan Pandanaran banyak sekali deretan toko yang menjual aneka oleh-oleh dan salah satunya ada toko yang cukup besar yang menawarkan variasi makanan dari ikan bandeng, namanya Toko Bandeng Juwana Elrina. Wajib mampir kalo ke sini.

Happy traveling!

Wisma Wilis
Jl. Wilis No.18, Semarang
Telp. 024-8315638

Pesta Kebun Restoran

Jl. Veteran No. 29 Semarang
For Reservation Call:
024-8310620-845373

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s