Pengalaman Tongue Tie dan Lip Tie

Hai, kali ini saya mau berbagi pengalaman anak saya yang tongue tie dan lip tie. Jadi awal-awal melahirkan proses menyusui saya mengalami puting lecet, awalnya saya merasa mungkin pelekatannya belum tepat dan selama 2 hari bayi saya menghisap payudara terus menerus namun ASI saya baru keluar di hari ketiga jadi saya berpikir kayanya wajar aja kalo lecet. Lama kelamaan badan saya sering meriang, payudara saya kena air aja perih banget rasanya. Saya belum ada pikiran apa-apa, karena kenaikan bb bayi saya kayanya baik-baik aja, 2minggu naik 400gr. Tetapi seharusnya menyusui yang benar itu tanpa lecet, kalau ada yang lecet berarti ada pelekatannya yang salah atau memang ada masalah.

Setelah 2 minggu akhirnya saya bertemu dengan dr. Risya untuk berkonsultasi masalah payudara saya yang tak kunjung reda nyerinya, dia salah satu teman saya yang berprofesi sebagai dokter sekaligus konselor laktasi di RS PMI Afiat Bogor. Setelah diperiksa ternyata anak saya didiagnosa tongue tie, yang berpotensi nanti ke depannya akan mengalami kesulitan menyusui, kesulitan mengucapkan huruf-huruf tertentu (cadel), kesulitan makan, dan kemampuan lainnya. Jadi harus dilakukan insisi, lebih cepat lebih baik selagi selaputnya masih tipis. Kalo menunda-nunda tentu biayanya akan lebih besar karena selaputnya lama kelamaan akan menebal dan tindakannya harus dibedah.

Apa itu tongue tie? Kurang lebih pengertiannya adalah kelainan lidah karena selaput lidah yang terlalu pendek. Jadi si bayi mengalami kesulitan menggerakan lidahnya ke atas, juga ke sisi kanan dan kiri. Bayi pun tidak bisa menjulurkan lidahnya melewati gigi.

Lalu oleh dr. Risya saya direkomendasikan untuk melakukan insisi ke dr. Asti Praborini, beliau adalah dokter anak sekaligus konselor laktasi yang sudah tersertifikasi, prakteknya di RS Permata Sawangan dan Puri Cinere. Kenapa saya ngga melakukan insisi di Bogor aja? Sebenarnya di Bogor pun ada yg bisa melakukan, ada 3 dokter. Salah satunya dr. Risya. Tapi menurutnya, gunting di RS PMI kurang bagus kualitasnya, PMI menggunakan gunting retina dan itu masih kurang oke menurut dr.Risya. Apalagi di dokter yang lain, yang hanya menggunakan gunting biasa. Jadi dr. Risya ngga menyarankan insisi anak saya di Bogor. Jelas dari harga tentu berbeda, menggunakan gunting biasa biayanya sekitar 150 ribu. Sedangkan di RS Puri Cinere 497 ribu. Berbeda jauh sekali ya. Karena gunting yang dipakai dr. Asti aja harganya sekitar 4 juta.

Insisi prosesnya cukup cepat dan tanpa obat bius, hanya sekitar 10 detik saja, bayi dibedong terlebih dahulu. Setelah selesai, bayi langsung disusui untuk menghentikan pendarahan. Memang setelah insisi langsung terasa bedanya, puting saya tidak lecet lagi dan proses menyusui anak saya jadi lebih singkat. Sebelumnya anak saya menyusuinya lama, hisapannya sering terlepas jadi ASI nya sering beleberan. Setelah insisi anak saya disarankan untuk melakukan senam lidah 5x setiap harinya, agar lidahnya lentur dan tidak kembali tongue tie. Nanti kita diajarkan oleh konselor laktasi. Obatnya cuma dikasih semacam gel gitu aja yang diolesin di bekas lip tie dan tongue tienya.

Nah untuk biayanya ternyata lumayan juga. Total tindakan insisi di RS Puri Cinere menghabiskan 1.321.000.

– Biaya konsultasi dokter sub spesialis 400.000

– Biaya tindakan insisi 497.000

– Biaya konsultasi poli laktasi 125.000

– Latihan senam lidah 58.000

– Obat Aloclair plus gel 110.400

Dan biaya lainnya seperti sarana rumah sakit dan cetak kartu.

Jadi buat para mama kalo ada tanda-tanda berat badan bayi ngga ada kenaikan atau kenaikannya cuma sedikit please langsung konsultasikan, jangan karena anaknya terlihat aktif-aktif aja jadi kita malah mengabaikan yang sebenernya itu adalah masalah buat ke depannya. Terkadang dokter anak pun ngga memberikan keterangan apa-apa, seperti di tempat saya melahirkan, semuanya dia bilang baik-baik aja. Nyatanya anak saya memiliki tongue tie dan lip tie. Cari second opinion ya Bu kalo anaknya terlihat bermasalah, datangi konselor laktasi terdekat.

Segitu dulu aja infonya dari saya. Semoga bermanfaat ya đŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s