Aku yang Masih Memelihara Luka

Ada yang masih terjaga

Karena kelopaknya berusaha menahan air mata

Kupikir waktu cara terbaik untuk melupakan

Namun luka masih saja menetap dalam ingatan

Membuat sesak yang tak terelakan

Ternyata aku tak sekuat itu

Yang mampu sembuh tanpa meninggalkan dendam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s