Kedua Kali

Hariku memulai mengingatmu di Kamis senja.
Kamu mungkin lupa, itu kali pertama kita bertukar nama.
Matamu yang segaris saat tertawa, menjadi alasan pertama yang aku suka.
Andai tak pernah ada aku disana, mungkin tak akan hadir engkau, ruang, dan waktu yang menjembatani semuanya.
Aku baru tahu rasanya, aku sedang dilanda jatuh cinta yang kedua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s